Mimpi Yang Gersang

Sabda alam dan deretan aksara di sudut kedipan senja, sore itu. Telah tergariskan bagaimana anggunnya sang mimpi meriuh-pekik tajam tancapkan asa di sepanjang gersangnya pasir pantai, kau disana.

Aku dan ketidakmungkinan menjelmakan khayal tentangmu sebagai imajinasi yang tak bertepi.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama