Berdamai Dengan Dilema

Segala apa yang membuatmu gundah
Dari perih yang bersayat luka dan bersayap duka
Nada dan irama tangis yang mengalun sore itu
Terjadi oleh sebab di antara kuasa hati yang merindu 

Kini, kita harus berdamai
Mencoba bungkus dilema sebagai nostalgia
Agar suatu saat, kita bisa tersenyum melihat ke belakang
Dari masa yang indah, pedih dan segala hal tentang yang terlewat

Aku tetap merindukanmu sebagai perempuan dalam pelukan
Meski dewasa ini, kau tak lagi dalam pelukanku

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama