Bunga Terakhirku

Terpejam kedua mata ini
Kala terkecup manis pada kening penuh luka
Di antara hidup dan mati
Kau tiada dalam asa

Berharap cumbu-rayuku sampai pada kalam-kalammu
Yang tersirat dalam nadi dan aliran darahku
Tersia-sia dalam damai, canda antara kita
Teriris sepi lamunan malam

Ku coba lupakan kamu, namun entah
Coba lagi untuk tak mengingat
Namun segalanya telah terskenario oleh-Nya
Selamat jalan bunga terakhirku

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama